Friday, July 18, 2014

Berita Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17 Di Ukraina

Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17 Di Ukraina
© Copyrights AP Photo/Dmitry Lovetsky
Dunia terkejut mendengar berita tentang jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di daerah perbatasan Ukraina dan Rusia. Pesawat jenis Boeing 777 tersebut berpenumpang sebanyak 283 orang dan 15 kru dengan rute keberangkatan dari Amsterdam pada pukul 12.14 waktu setempat atau 19.14 WIB menuju Kuala Lumpur. Berikut ini berita terbaru sementara ini terkait pesawat Malaysia Airlines MH17 yang diduga telah ditembak dengan rudal oleh pemberontak Pro-Rusia sehingga jatuh di Ukraina.

Insiden mengenai jatuhnya pesawat dengan kode penerbangan MH17 telah dibenarkan oleh juru bicara Malaysia Airlines dan untuk laporan resminya akan segera dikeluarkan. Untuk video puing-puing pesawat dan korban tersebut bisa Anda tonton dibawah ini yang telah diupload di Youtube.

Untuk para korban diketahui ada 11 warga negara Indonesia yang ikut sebagai penumpang di pesawat naas tersebut, seperti yang diberitahukan oleh Huib Gorder, Senior Vice President Malaysia Airlines. Selain itu disebutkan pula ada 154 warga dari negara Belanda, 27 warga Australia, 23 warga Malaysia, 6 Inggris, 4 Jerman, 4 Belgia, 3 Filipina, dan 1 warga dari Kanada, seperti yang dikutip dari Reuters. Untuk 15 kru pesawat kesemuanya berasal dari Malaysia sedangkan 47 orang lainnya belum teridentifikasi kewarganegaraannya.

Jatuhnya pesawat itu diduga karena ditembak rudal jarak jauh ketika berada di ketinggian 10.000 meter. Meskipun Presiden Ukraina Petro Poroshenko menduga rudal tersebut milik pemberontak yang menguasai wilayah timur Ukraina Pro-Rusia, namun dari pihak pemberontak mengaku bahwa mereka tidak memiliki persenjataan jenis rudal yang bisa mencapai ketinggian pesawat Malaysia Airlines MH17 tersebut. Menurut pernyataan Kementrian Luar Negeri Ukraina, pemerintahnya akan membeberkan bukti-bukti keterlibatan dari gerakan pemberontak Pro-Rusia tersebut.

Lain halnya dengan pernyataan pemerintah Ukraina, beda lagi yang dikicaukan oleh Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia, Michael McFaul di Twitter bahwa ada Pejabat Intelijen Rusia yang terlibat penembakan pesawat penumpang itu. Disebutkan bahwa Strelkov bertanggung jawab atas misil yang menjatuhkan pesawat Malaysia Airlines MH17 di akun twitter miliknya, @McFaul.

Melalui PBB, pemerintah Inggris menyerukan agar dilakukan penyelidikan mengenai jatuhnya MH17. Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-Moon akan segera menyelidiki secara penuh dan transparan kejadian tersebut. Menurut hasil penyelidikan terbaru, pesawat MH17 jatuh karena ditembak rudal BUK jenis darat-udara yang dimiliki oleh Rusia maupun Ukraina. Belum diketahui secara pasti siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut, apakah milisi Ukraina Pro-Rusia, militer Rusia atau dari militer Ukraina.

No comments:

Post a Comment