Thursday, December 11, 2014

Rencana Pemerintah Membeli Aset Lapindo

Tersiar kabar bahwa pemerintah akan membeli aset dari PT Minarak Lapindo sebesar Rp. 781 Milyar dengan harapan pihak Lapindo dapat melunasi tanggung jawab pembayaran tanah terhadap para korban luapan lumpur.

PT Minarak Lapindo masih memiliki tanggungan sebesar Rp. 781 Milyar dari Rp. 3,8 Trilyun dana pembelian tanah korban lumpur di Sidoarjo tahun 2007 silam. Karena mengalami masalah keuangan, pihak PT Minarak Lapindo belum dapat melunasi sisa pembayaran.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Basuki Hadimuljono
Menyikapi keadaan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono yang ditemui di Istana Kepresidenan seperti yang dilansir Kompas.com mengatakan rencana pemerintah untuk membeli aset PT Minarak Lapindo dengan harapan uang tersebut dapat digunakan untuk membayar kekurangan mereka pada masyarakat yang menjadi korban luapan lumpur.

"Jadi, memang begitu. Saya sudah bicara tadi (bersama) Pak Menko (Menko Perekonomian Sofyan Djalil) dan Pak Andi (Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto), memang pengertiannya begitu. Cuma nanti asetnya yang kita ambil, jadi kita beli,"

Ditegaskan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Pemerintah selama ini tidak menanggung kerugian masyarakat yang berada pada area wilayah PT Minarak Lapindo karena memang hal tersebut merupakan tanggung jawab dari PT tersebut. Kebijakan itu dimaksudkan hanya sebatas pembelian tanah.

"Tidak, pemerintah tidak pernah menanggung, itu bukan ganti rugi, itu pembelian tanah. Jadi, Lapindo tetap membayar, itu perdata, jadi bukan ganti rugi, salah itu," kata Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Dikatakan oleh Basuki Hadimuljono, uang pembelian aset dari PT Minarak Lapindo berasal dari Anggaran Belanja dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015. Besaran yang dianggarkan senilai Rp. 781 Milyar kepada Lapindo guna membayar tunggakan mereka. Perlu diketahui, sejak tahun 2007 hingga tahun 2014 pemerintah telah mengeluarkan dana anggaran hingga Rp. 9,53 Trilyun untuk membiayai Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.

Sumber: Kompas.com

No comments:

Post a Comment