Wednesday, April 27, 2016

Kasus Pemecatan Fahri Hamzah Dari PKS

Hari Rabu ini, tanggal 27 April 2016, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perdana gugatan perdata Fahri Hamzah terkait kasus pemecatan dirinya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sidang akan dimulai jam 10:00 WIB dan Fahri Hamzah mengutarakan keinginannya agar sidangnya bisa dihadiri oleh Sohibul Iman sebagai Presiden PKS saat ini.

Gugatan Fahri Hamzah


Fahri Hamzah Dipecat PKS Dari Wakil DPR RI
Fahri Hamzah
Sumber: Google Image
Gugatan atas pemecatan dirinya dari PKS sudah diajukan ke PN Jaksel pada hari Selasa kemarin, tanggal 5 April 2016, dengan isi gugatan tertuju kepada Sohibul Iman sesuai yang telah dijelaskan oleh Kuasa Hukum Fahri Hamzah, Muhajid A Latief.

Menurut Muhajid A Latief, menurut dokumen-dokumen yang ada disertai diskusi yang panjang mengenai pemecatan kliennya, vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Tahkim PKS dirasa cukup berat. Pemecatan tersebut digugat oleh Fahri sebagai keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang tidak syah atau batal demi hukum ke PN Jaksel. Dalam gugatannya juga disebutkan bahwa Fahri Hamzah tidak menuntut adanya uang ganti rugi.

Fahri Merasa Tidak Bersalah

Fahri Hamzah mengungkapkan bahwa pemecatan atas dirinya tersebut tidak memiliki dasar alasan yang jelas. Dia merasa tidak melakukan kesalahan fatal seperti korupsi, kriminal, atau tindak pidana lainnya yang bisa menjadikan alasan kuat agar dia bisa hengkang dari keanggotaan partai dakwah tersebut.

Rasa heran akan sikap DPP yang seperti mengusik dirinya juga timbul. Menurut Fahri Hamzah yang masih menjabat sebagai Wakili Ketua DPR tersebut jika kader partai telah menjadi seorang pejabat negara maka sudah semestinya berkontribusi pada Negara. Dan dia merasa selama ini telah menjalankan tugas sebagaimana mestinya, berbicara untuk melakukan fungsi pengawasan, anggaran serta legislasi atau undang-undang.

Enggan Pindah Ke Partai Demokrat

Diutarakan juga keengganan dari Fahri Hamzah untuk pindah ke partai lain termasuk partai Demokrat. Isu mengenai kepindahan ke partai SBY tersebut dipicu oleh pertemuan yang dilakukannya dengan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan.

Meski tidak memungkiri pertemuannya dengan Syarief Hasan, Fahri Hamzah mengatakan bahwa keinginan dia bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut tak lain hanya ingin berbicara mengenai kepentingan Nasional bangsa Indonesia saja. Tidak ada keinginan untuk pindah ke Partai Demokrat.

Ketika dimintai pendapat mengenai pertemuan yang telah dilakukan oleh Fahri Hamzah, Isobul Iman menyebutkan hal itu adalah wajar dan tidak ada larangan bagi siapapun anggota yang melakukan perbincangan bersama partai politik lain jika hal tersebut mengenai masalah kenegaraan dan bangsa.

Alasan Pemecatan Fahri Hamzah Dari PKS

Fahri Hamzah dikenakan sanksi pelanggaran disiplin oleh partai PKS yang berujung pada pemecatan dirinya. Sosok Fahri Hamzah yang terkenal vokal mengkritik kinerja pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla saat ini memang secara langsung akan membawa dampak pada citra dari partai dakwah yang menekankan kesantunan ini yang otomatis membahayakan posisi partai.

Isu mengenai terlalu membela Setya Novanto pada kasus Freeport serta mendukung Fadli Zon dan Setynov saat menemui Donald Trump di AS, juga memicu pemecatan Fahri dari Partai Keadilan Sejahtera. Sebelumnya telah disebutkan beberapa alasan pemecatan pria berumur 44 tahun ini di official website PKS, diantaranya:

  • Pelanggaran kode etik ringan saat menyebut anggota DPR RI dengan "rada-rada blo'on"
  • Mengatasnamakan DPR RI untuk pembubaran KPK
  • Menyatakan pasang badan akan 7 proyek DPR RI tanpa arahan dari pimpinan partai
Hasil sidang pimpinan DPR pada hari Senin, tanggal 25 April 2016 sebelumnya telah sepakat membentuk tim kajian bidang hukum untuk meneliti surat penggantian Fahri Hamzah sebagai Wakil DPR RI Fraksi PKS. Diungkapkan oleh Fadli Zon, sebagai Wakil DPR dari Fraksi Gerindra, bahwa hasil dari tinjauan tersebut yang akan menjadi pertimbangan bagi pimpinan DPR memutuskan Fahri Hamzah dipecat atau tidak.

Ledia Hanifa Pengganti Fahri Hamzah Sebagai Wakil DPR RI Fraksi PKS

Ledia Hanifa Pengganti Fahri Hamzah
Ledia Hanifa
Sumber: Google Image
Ledia Hanifa telah ditunjuk oleh PKS sebagai pengganti Fahri Hamzah setelah dipecat dari Wakil DPR RI. Hal tersebut telah diklarifikasi oleh Tifatul Sembiring, Wakil Ketua Fraksi PKS. Tifatul Sembiring juga mengingatkan bahwa merupakan wewenang dari partai untuk melakukan penggantian pimpinan di DPR.

No comments:

Post a Comment